Warga Aceh Besar Minta Pemerintah Bangun Jembatan Penyeberangan Pelajar

Aceh Besar, Aceh – Pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh diminta membangun kembali jembatan di Gampong Siron, Kabupaten Aceh Besar, yang ambruk akibat banjir bandang untuk keperluan penyeberangan pelajar menuju sekolah.

“Kami meminta jembatan Siron dibangun kembali. Sudah dua bulan jembatan ini ambruk. Jembatan ini digunakan untuk penyeberangan anak sekolah,” kata Ridwan, warga Gampong Siron, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar di Aceh Besar, Kamis.

Sejak jembatan gantung di tempat itu ambruk setelah dilanda banjir bandang, penyeberangan menggunakan rakit. Ridwan berinisiatif membuat rakit untuk menyeberangkan anaknya sekolah.

“Awalnya saya buat rakit untuk anak saya ke sekolah. Kemudian, rakit juga digunakan anak-anak lainnya untuk menyeberang ke sekolah,” kata Ridwan menyebutkan.

Memang, ada jalan lain menuju sekolah tanpa menggunakan rakit. Yakni menggunakan jembatan di tempat lain. Tapi, jaraknya jauh dan memakan waktu tempuh sejam lamanya menggunakan kendaraan bermotor.

Namun, tidak semua orang tua murid memiliki kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil. Dengan keadaan tersebut, anak-anak terpaksa menyeberang menggunakan rakit ke sekolah karena jaraknya dekat.

“Kami tidak mengutip bayaran menyeberangkan anak sekolah. Kalau warga yang menyeberang pakai rakit, kami tidak mematok tarif, paling diberi seikhlasnya sebagai uang lelah menarik rakit,” sebut dia.

Pembangunan kembali jembatan gantung tersebut sangat mendesak, terutama untuk transportasi anak sekolah. Sebab, jika hujan air sungai meninggi dan deras, anak-anak tidak bersekolah.

“Jika air sungai deras, berisiko terhadap keselamatan anak-anak saat menyeberang menggunakan rakit. Saat ini, kondisi sungai masih aman karena cuaca bagus,” ungkap dia.

Ridwan menyebutkan, sebelumnya jembatan gantung yang ambruk tersebut merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat setempat. Kehadiran jembatan gantung tersebut mampu menghemat biaya transportasi masyarakat ke pusat kecamatan.

Tapi, sejak jembatan tersebut ambruk, transportasi masyarakat tersendat, sehingga berdampak kepada ekonomi. Dampaknya juga dirasakan anak-anak bersekolah.

“Karena itu, kami mengharapkan pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh segera membangun kembali jembatan tersebut. Karena jembatan ini urat nadi kami di Gampong Siron,” kata Ridwan. (Ant)